Sejauh mana kemudahan akses kesehatan dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia melalui Rekam Medis Elektronik?
Bayangkan setiap kali Anda mengunjungi rumah sakit di Indonesia, rekam medis Anda sudah tersedia tanpa perlu mengulang cerita sakit Anda atau bahkan menunjukkan berlembar-lembar dokumen. Inilah visi besar yang dihadirkan oleh SATUSEHAT Platform, sebuah terobosan digital yang memegang kunci menuju interoperabilitas kesehatan yang lebih baik di Nusantara.
SATUSEHAT muncul sebagai jembatan penghubung revolusi digital kesehatan Indonesia. SATUSEHAT bukan hanya sekadar platform; ia adalah ekosistem pertukaran data kesehatan yang menghubungkan berbagai pihak dalam ekosistem digital kesehatan. Baik itu fasilitas kesehatan (fasyankes), regulator, penjamin, hingga penyedia layanan digital, semuanya terhubung dalam satu jaringan yang harmonis. Dengan SATUSEHAT, informasi kesehatan pasien bisa berpindah dengan mulus dari satu titik ke titik lainnya di seluruh Indonesia.
Baca Juga : Panduan Pengiriman Data ke SATUSEHAT bagi Fasilitas Kesehatan (Faskes)
Kedepannya, SATUSEHAT akan menerapkan nomor SATUSEHAT sebagai tanda pengenal unik untuk setiap informasi kesehatan pasien. Dengan nomor ini, rekam medis elektronik Anda dapat diakses tanpa harus membawa dokumen fisik ke rumah sakit tujuan. Data Anda sudah tersedia dan siap diakses di mana saja Anda berada. Ini adalah langkah besar menuju layanan kesehatan yang lebih berkesinambungan dan tanpa hambatan.
Melalui rekam medis elektronik yang sudah terkumpul dalam satu big data SATUSEHAT, kemudahan akses kesehatan akan dirasakan bagi seluruh pihak jika Interoperabilitas Kesehatan berjalan adalah:
Namun, untuk mewujudkan potensi besar ini, ada beberapa langkah yang harus diambil. Pemerintah mendorong seluruh fasyankes dan penyedia Rekam Medis Elektronik (RME) untuk segera mendaftar dan tergabung dalam SATUSEHAT Platform. Mengacu pada Surat Edaran Nomor HK. 02.01/MENKES/1030/2023, diharapkan bahwa data kunjungan pasien bisa sepenuhnya terintegrasi ke dalam platform ini hingga akhir tahun 2024.
Baca Selengkapnya: Implementasi Rekam Medis Elektronik Sebelum 31 Desember 2024: Himbauan Rumah Sakit
Meskipun saat ini beberapa faskes masih dalam proses menyamakan format data mereka, langkah ini sangat penting untuk mendukung interoperabilitas yang lancar. Teknologi seperti sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) dapat mendukung pengiriman data ke SATUSEHAT agar proses pengiriman data bisa berjalan lebih cepat dan efisien.

Potensi Rekam Medis Elektronik melalui SATUSEHAT membuka peluang besar bagi kesehatan di Indonesia. Ini bukan hanya tentang kemudahan dan efisiensi, tetapi juga tentang menyempurnakan pelayanan dan pengelolaan kesehatan. Dengan langkah-langkah yang tepat dan kolaborasi dari semua pihak, masa depan kesehatan digital yang terintegrasi dan responsif bukanlah mimpi belaka, melainkan sebuah realitas yang semakin dekat.
SIMRS Digicare mendukung adanya Transformasi menuju Interoperabilitas Kesehatan dan membantu rumah sakit dengan kemudahan pengelolaan dan integrasi rekam medis elektronik ke platform SATUSEHAT. Kolaborasi yang tercipta diharapkan dapat mempercepat terwujudnya Interoperabilitas Kesehatan di Indonesia.