× Home News



Selasa, 25 Juli 2023

Remote Patient Monitoring (RPM), Solusi Efektif Pelayanan Kesehatan Jarak Jauh



Remote Patient Monitoring (RPM), Solusi Efektif Pelayanan Kesehatan Jarak Jauh

Remote Patient Monitoring (RPM) atau Monitoring Pasien Jarak Jauh, tengah mengalami peningkatan tren dalam beberapa tahun ini. Pandemi COVID-19 menjadi salah satu faktor terbesar bagi peningkatan RPM ini, yang juga turut meningkatkan keterlibatan pasien dan industri Kesehatan dalam perjalanannya.

Selama pandemi, ketika rumah sakit membutuhkan tempat tidur dengan jumlah besar, sistem RPM mampu menjadi solusi untuk pergantian pasien rawat inap lebih cepat. Selain itu, RPM juga mampu membuat pasien tidak perlu harus datang ke rumah sakit yang berdampak pada penurunan penyebaran virus COVID. Menurut Physician Practice Benchmark Surveys dari American Medical Association, di tahun 2020 sebanyak 19,9% dokter praktik telah menerapkan sistem RPM, yang jumlahnya hampir dua kali lipat bila dibandingkan dengan tahun 2018 sebanyak 10,4% (Sumber: AMA).

Lalu apa itu Remote Patient Monitoring (RPM) ?

Remote Patient Monitoring (RPM) adalah sebuah sistem dimana para dokter / perawat dapat memonitoring Kesehatan pasien secara jarak jauh dengan bantuan teknologi, yang terdiri dari 2 komponen, yaitu perangkat monitoring (Monitoring Devices) dan aplikasinya (Monitoring Applications). Perangkat monitoring berfungsi sebagai alat untuk mengukur dan mencatat data Kesehatan, lalu data tersebut disimpan dalam aplikasi monitoring, untuk kemudian diolah, dikelola, hingga berbagi data antar dokter / perawat.

Dalam perjalanannya, setiap perangkat monitoring diperlukan, mulai dari perangkat di rumah sakit hingga perangkat wearable bagi pasien di rumah. Dengan adanya dukungan berbagai perangkat yang saling terintegrasi, maka dapat dipastikan ke depannya RPM memiliki potensi besar untuk dapat diterapkan di seluruh dunia.

Remote Patient Monitoring (RPM) Menjadi Solusi Efektif Bagi Pasien Kronis

Melalui sistem monitoring pasien jarak jauh, dokter dapat melihat progres kondisi kesehatan pasien dalam jangka panjang, melalui data kesehatan yang dikumpulkan ke dalam sistem monitoring, yang tentunya tidak bisa dicapai dengan penanganan secara tradisional. Setiap data yang dikumpulkan, secara jangka panjang akan menghasilkan data yang lebih akurat disertai gambar kondisi pasien yang sangat bermanfaat utamanya bagi penanganan penyakit kronis.

Melalui sistem ini, setiap data kondisi kesehatan akan terekam secara otomatis, untuk memudahkan pasien mengetahui kondisi kesehatannya secara mandiri, mengirimkan notifikasi pengecekan kesehatan dan pengingat obat, serta pasien dapat berkomunikasi langsung dengan staf medis bila dalam kondisi darurat. Oleh karena itu, sistem ini dapat dikatakan menjadi solusi efektif, yang juga telah diterapkan kepada berbagai pasien kronis.

Sumber : Marketresearch.com






Berita Terkait