× Home News



Senin, 24 Juni 2024

Meningkatkan Keberhasilan Klaim BPJS Rumah Sakit dengan Akses Satu Pintu



Meningkatkan Keberhasilan Klaim BPJS Rumah Sakit dengan Akses Satu Pintu

Tantangan Rumah Sakit saat Klaim BPJS 

Rumah sakit kerap kali menemukan problem saat proses klaim BPJS. Tidak hanya memerlukan proses yang panjang, namun juga dibutuhkan ketelitian dalam penyusunan dokumen-dokumen yang akan diajukan kepada BPJS. Dokumen yang diajukan akan menentukan hasil verifikasi BPJS untuk pencairan dana.

Dokumen yang diajukan rumah sakit kepada BPJS untuk keberhasilan klaim tentunya tidak sedikit. Kelengkapan dokumen akan mempengaruhi proses verifikasi dari BPJS. Casemix perlu mereview dokumen satu-satu untuk memastikan semua dokumen lengkap. Kegagalan klaim dapat terjadi jika dokumen yang diberikan rumah sakit tidak lengkap. Alhasil, rumah sakit tidak mendapatkan anggaran BPJS dan harus menanggungnya sendiri.

Data seorang pasien yang datang ke rumah sakit, mulai dari pendaftaran, diagnosa, tindakan, obat, lab, dan informasi lainnya, perlu dikumpulkan dengan lengkap dan akurat agar tidak terjadi kegagalan klaim. Namun, apakah data-data tersebut menjamin keberhasilan klaim BPJS?

Studi Kasus Perjalanan Klaim BPJS

Seorang pasien BPJS mendatangi rumah sakit dengan keluhan sesak nafas. Pihak rumah sakit akan mendata identitas pasien dan juga mencatat keluhan-keluhannya. Proses diagnosa dan tindakan pun dilakukan, yang kemudian kode-kode diagnosis dan tindakan akan disusun secara grouping oleh casemix. 

Bayangkan, jika ada kode tindakan yang tidak tertulis maupun penulisannya tidak jelas. Hasil grouping dari casemix bisa saja berbeda dari yang seharusnya. Alhasil, jumlah anggaran yang akan diajukan ke pihak BPJS akan berbeda dan pihak rumah sakit harus menanggung sisanya.

Casemix juga dapat melakukan cross check terlebih dahulu dengan tenaga medis yang menulis rekam medis. Hal tersebut tentunya memakan waktu dan memperlambat proses pengajuan klaim BPJS.

Lantas, adakah cara rumah sakit dalam meningkatkan akurasi rekam medis dan mempercepat proses grouping casemix untuk keberhasilan proses klaim BPJS?

Klaim BPJS dengan SIMRS

Kini, rumah sakit dapat dengan mudah untuk mengumpulkan data, terutama untuk kebutuhan BPJS. Sistem integrasi yang dimiliki oleh SIMRS memudahkan dalam proses pengumpulan data. Dokumen yang harus dikumpulkan secara manual di setiap unitnya, sekarang dapat diakses dalam satu sistem. Hal ini dapat mempercepat proses pengumpulan data dan mempermudah kerja SDM. Dengan begitu, proses pengolahan dokumen klaim BPJS dapat dilakukan lebih lengkap dan akurat.

Dashboard SIMRS mempermudah tenaga medis melakukan input kode diagnosa dan tindakan. Dengan SIMRS, Casemix akan terbantu dengan rekam medis yang dapat diakses secara digital. Hal ini memudahkan casemix untuk membaca kode-kode diagnosa dan tindakan sebagai upaya meningkatkan akurasi grouping.

Dokumen yang sudah diolah casemix akan diajukan kepada BPJS lewat V-Claim. Verifikasi ini mencakup pengecekan keakuratan informasi yang disampaikan, termasuk diagnosa, prosedur medis, dan biaya yang tercantum dalam klaim. Jika dalam proses verifikasi sudah aman, BPJS akan melakukan pembayaran sesuai dengan layanan medis yang diberikan kepada pasien.

Nyatanya, ada jalan pintas bagi rumah sakit untuk melakukan klaim BPJS hanya dengan satu pintu. 

Smart klaim BPJS Satu Pintu dengan Modul e-Claim SIMRS Digicare

SIMRS Digicare memiliki modul e-Claim untuk mempermudah rumah sakit dalam proses klaim BPJS. Rumah sakit tidak perlu pindah laman untuk pengajuan klaim BPJS. SIMRS Digicare telah terkoneksi dengan V-Claim sehingga memudahkan pihak rumah sakit dalam mengajukan klaim. Dengan e-Claim Digicare, pengajuan klaim BPJS dapat dilakukan dalam satu dashboard SIMRS. Hubungi tim Digicare di nomor +62 851 7983 7618 untuk coba SIMRS secara gratis!






Berita Terkait