× Home News



Jumat, 13 September 2024

Mengatasi Kesalahpahaman tentang Rekam Medis Elektronik: Pentingnya Sistem Elektronik Terintegrasi



Mengatasi Kesalahpahaman tentang Rekam Medis Elektronik: Pentingnya Sistem Elektronik Terintegrasi

Masih banyak yang memiliki kesalahpahaman mengenai rekam medis elektronik (RME). Banyak rumah sakit yang masih menulis rekam medis secara manual, kemudian memindai dan mengunggahnya dalam format PDF. Padahal, pengelolaan rekam medis elektronik seharusnya dilakukan secara digital dan terintegrasi, sesuai dengan regulasi yang berlaku. Lalu seperti apa Rekam Medis Elektronik sesungguhnya?

Mengapa Rekam Medis Elektronik Harus Dikelola Secara Digital?

Mari kita kembali ke melihat apa itu rekam medis elektronik. Yang jelas, rekam medis elektronik yang baik tidak hanya sekadar menggantikan kertas dengan PDF. Rekam medis elektronik harus dikelola dengan basis digital dan integrasi. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan No. 24 Tahun 2022, Pasal 10 Ayat (1), penyelenggaraan Rekam Medis Elektronik (RME) dapat didukung oleh sistem elektronik yang memiliki kemampuan kompatibilitas dan interoperabilitas. Namun, banyak fasilitas kesehatan yang masih belum sepenuhnya mematuhi regulasi ini.

Jika rumah sakit masih menulis rekam medis secara manual dan hanya mengunggahnya dalam format PDF, artinya informasi terkait rekam medis pasien tidak terintegrasi, akses data sulit, dan bahkan meningkatkan risiko kesalahan medis. Tidak hanya belum mengelola rekam medis sesuai dengan anjuran pemerintah, pelayanan rumah sakit juga menjadi tidak maksimal. Padahal, banyak sekali manfaat yang bisa dirasakan rumah sakit jika menerapkan sistem elektronik dalam mengelola rekam medis elektronik.

Manfaat Sistem Elektronik Terintegrasi

Mengadopsi sistem elektronik terintegrasi seperti SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit), memiliki banyak manfaat termasuk:

  1. Pengelolaan Data yang Lebih Efisien

Dengan SIMRS, semua data rekam medis dikelola secara real-time. Dokter dan tenaga medis kini dapat mengakses informasi pasien dengan cepat dari mana saja di rumah sakit. Contohnya, dokter jaga di ruang gawat darurat (UGD) dapat langsung melihat riwayat medis pasien yang baru masuk, tanpa harus menunggu informasi dikirim dari bagian administrasi. Ini meningkatkan kecepatan dan akurasi diagnosis, serta mengurangi waktu tunggu pasien.

  1. Percepatan Waktu Pelayanan

Bayangkan waktu yang ditempuh rumah sakit saat menerapkan rekam medis manual. Tenaga medis harus menunggu rekam medis yang didistribusikan untuk mengambil keputusan. Belum lagi jika rekam medis disimpan dalam gudang rekam medis, tentunya akan memakan waktu yang lebih lama hingga akhirnya pasien mendapatkan pelayanan kesehatan. SIMRS menjadi solusi rumah sakit untuk memangkas waktu tunggu dengan integrasi informasi rekam medis elektronik di setiap unit, mempermudah pengambilan keputusan.

  1. Menekan Biaya Operasional

Sistem elektronik SIMRS mengurangi kebutuhan untuk menyimpan dan mengelola dokumen fisik. RS Sehat yang sebelumnya harus menyimpan ribuan lembar kertas, kini hanya memerlukan ruang untuk server digital. Biaya operasional untuk pengelolaan kertas, termasuk tinta dan tempat penyimpanan, juga berkurang secara signifikan. Pengurangan biaya ini memungkinkan RS Sehat untuk mengalokasikan anggaran lebih banyak untuk investasi pada teknologi medis dan pelatihan staf.

Dengan meningkatkan efisiensi pengelolaan data, menghemat waktu, serta menekan biaya operasional, rumah sakit dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pasien. Bagi rumah sakit lain yang masih menggunakan metode manual, SIMRS bisa menjadi solusi yang sangat berharga untuk menghadapi tantangan pengelolaan rekam medis di era digital ini.

SIMRS Digicare: Solusi Terstandarisasi dan Terintegrasi

Mengelola rekam medis elektronik dengan sistem yang terintegrasi bukan hanya soal mengikuti regulasi, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan kesehatan. Untuk memastikan rumah sakit Anda memanfaatkan teknologi dengan optimal, pertimbangkan untuk mengimplementasikan sistem informasi yang tepat untuk rumah sakit Anda

SIMRS Digicare adalah sistem penyelenggara rekam medis elektronik yang sudah terstandarisasi HL7 FHIR, sesuai dengan anjuran WHO dan SATUSEHAT. Sistem ini mendukung interoperabilitas kesehatan dengan penggunaan terminologi seperti ICD-10, ICD-9 CM, LOINC, dan SNOMED, yang mempermudah pertukaran dan pemahaman data medis.

Dengan SIMRS Digicare, rumah sakit dapat memastikan bahwa rekam medis dikelola secara efektif dan sesuai dengan regulasi pemerintah. Sistem ini memungkinkan integrasi yang seamless di berbagai lini rumah sakit, memberikan data secara real-time, dan mendukung pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat.

Siapkah rumah sakit Anda menerapkan rekam medis elektronik dengan sistem yang terstandarisasi dan terintegrasi? Hubungi Tim Digicare (+62 851 7983 7618) untuk tahu lebih lanjut terkait RME dan SIMRS Digicare.






Berita Terkait