× Home News



Jumat, 09 Agustus 2024

Indonesia Mulai Menerapkan Artificial Intelligence (AI) sebagai Akselerator Efisiensi Pelayan Kesehatan



Indonesia Mulai Menerapkan Artificial Intelligence (AI) sebagai Akselerator Efisiensi Pelayan Kesehatan

Kemampuan Artificial Intelligence atau AI dalam membantu memecahkan masalah kognitif di kehidupan sehari-hari menjadi peluang besar untuk diterapkan dalam sektor kesehatan. Tidak melewatkan kesempatan, Kementerian Kesehatan melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan perusahaan teknologi kesehatan asal Australia Horrison AI pada tanggal 9 Juli 2024 di Kemenkes, Jakarta.

Rencananya, AI untuk diterapkan di tiga rumah sakit ternama, yaitu Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta, Rumah Sakit Kanker Dharmais, dan Rumah Sakit Dr. M. Djamil Padang.


Peran AI Kesehatan


Penerapan AI di tiga rumah sakit ini nantinya akan digunakan untuk berbagai kepentingan. Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes dr. Azhar Jaya menjabarkan bahwa AI akan digunakan dalam CT Scan dan Radiologi untuk mendukung hasil yang akurat, efisien, dan cepat. Lalu, seperti apakah gambaran penerapan AI di rumah sakit?

1. Diagnosis dan Tindakan
Sistem yang telah terkoneksi dengan AI dapat membantu meningkatkan akurasi diagnosis dan Tindakan bagi pasien. Salah satu bentuk contohnya adalah melalui algoritma, AI dapat membatu Radiologis dalam analisis gambar seperti hasil X-Ray dan MRI dengan lebih jelas.

2. Detektor Tren Penyakit
Mempelajari tren penyakit tentunya penting bagi pemerintah dan rumah sakit untuk mempersiapkan rencana preventif dalam menghindari outbreak dan epidemic. Penerapan sistem kesehatan berbasis AI memungkinkan pemerintah dan rumah sakit untuk mendeteksi tren penyakit dan memprediksi outbreak lebih cepat.

3. Kemudahan Proses Pelayanan
Untuk meningkatkan pengalaman pasien, penggunaan AI dapat dimanfaatkan untuk mengatur proses pelayanan kesehatan. Kemampuan AI dalam melalukan analisis apat dimanfaatkan untuk mengatur alur pelayanan pasien, jadwal staf, hingga pengadaan. Dengan AI, rumah sakit dapat lebih cepat mengantisipasi hal-hal yang dapat mengurangi kualitas pelayanan pasien.

 

AI Kesehatan di Negara Tetangga

Keputusan untuk menggaet AI di bidang kesehatan menjadi harapan baru di Indonesia. Sudah banyak negara-negara yang menggunakan AI sebagai penunjangan pelayanan kesehatan, salah satunya di Singapura.

AI sudah menjadi bagian dari sektor kesehatan di Singapura untuk keperluan administrasi, hingga dukungan keputusan klinis, yang digunakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan pasien. Pemerintah Singapura sudah juga sudah memiliki regulasi tersendiri untuk mengatur AI di bidang kesehatan. Selain itu, pemanfaatan AI juga menjadi bagian dari strategi Smart Nation Singapore.

AI menjadi peluang untuk akselerasi efisiensi pelayanan kesehatan Indonesia. Sebagai penunjang tenaga medis Indonesia, penggunaan AI dalam radiologi dan patologi, khususnya di bidang rontgen dada, CT Scan, otak, dan patologi anatomi diharapkan dapat membuahkan hasil yang efisien dan aman.

Source : 

https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20240710/3345954/ai-mulai-wujudkan-efisiensi-pelayanan-kesehatan-indonesia/

https://www.linkedin.com/pulse/leveraging-ai-healthcare-singapores-smart-nation-vision-nicolas-babin-k1n4e/ 

 






Berita Terkait